Polluxtier – SAV Motor Sport menutup perjalanan di Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 dengan hasil membanggakan. Tim tersebut meraih gelar Best Team BMW Cup 2026 setelah menyelesaikan putaran kelima dan keenam di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 16–18 Oktober 2026. Gelar tim terbaik terasa istimewa karena lahir dari kontribusi sejumlah pebalap sepanjang musim. Mereka tidak hanya bersaing di BMW Cup, tetapi juga turun dalam Kejurnas ITCR 3600 dan OMR Agya. Selain itu, beberapa podium berhasil diamankan pada dua putaran terakhir. Hasil tersebut menggambarkan konsistensi tim dalam menghadapi persaingan yang ketat. Bagi sebuah tim balap, keberhasilan seperti ini bukan hanya soal kecepatan satu pebalap. Strategi, kesiapan mobil, kerja mekanik, serta kemampuan menjaga performa sepanjang enam putaran juga memainkan peran penting dalam membangun pencapaian akhir musim.
Putaran Kelima Membuka Jalan Menuju Hasil Positif
Perjuangan SAV Motor Sport pada akhir pekan penutup dimulai pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Arya Duta Kamdani memberikan hasil penting setelah meraih posisi kedua di kelas NS OMR Agya. Sementara itu, Muhammad Iqbal juga menempati posisi kedua pada BMW Cup Non-ME. Mochammad Friza Noviandri menambah daftar podium dengan finis kedua di BMW Cup 2000. Ia juga mengakhiri perlombaan di posisi kelima kelas Non-Kejurnas 3600. Hasil tersebut memperlihatkan kemampuan tim menjaga daya saing pada kategori berbeda. Setiap kelas memiliki karakter persaingan dan kebutuhan teknis tersendiri. Karena itu, memperoleh beberapa hasil kuat dalam satu hari memberikan modal penting menjelang putaran terakhir. Meski belum seluruh pebalap berdiri di podium tertinggi, konsistensi mereka membantu menjaga peluang tim. Dari sinilah perjalanan menuju gelar Best Team BMW Cup 2026 semakin terlihat, meski persaingan masih harus diselesaikan sehari kemudian.
Baca Juga : Ronaldo Tembus 981 Gol, Al Nassr Menang Setelah Laga Tertunda
Gerhard Lukita Menunjukkan Performa Kompetitif
Gerhard Lukita menjadi salah satu nama yang memberikan kontribusi penting untuk SAV Motor Sport. Pada putaran kelima, ia mengamankan posisi ketiga di kelas Seeded B Kejurnas 3600. Gerhard juga finis ketiga dalam kategori Non-Kejurnas 3600. Sementara itu, Hendra Kamdani menempati posisi keempat pada Non-Seeded 3600 Kejurnas dan posisi kelima BMW Cup 3600 ME. Hasil tersebut mungkin terlihat berbeda jika dilihat secara individual. Namun, dalam konteks sebuah tim, setiap finis membawa nilai penting untuk menggambarkan konsistensi performa. Balapan tidak selalu berjalan sesuai rencana karena pebalap harus menghadapi tekanan lawan, kondisi mobil, strategi, serta karakter sirkuit. Oleh sebab itu, kemampuan membawa kendaraan hingga garis finis dengan posisi kompetitif menjadi bagian penting dalam perjalanan sepanjang musim. SAV Motor Sport kemudian membawa modal tersebut menuju putaran keenam, ketika persaingan terakhir MFoS 2026 menentukan berbagai pencapaian akhir di Mandalika.
Putaran Terakhir Membawa Gerhard ke Podium Utama
Performa SAV Motor Sport kembali terlihat pada Minggu, 18 Oktober 2026. Gerhard Lukita tampil menonjol dengan meraih posisi kedua Overall Kejurnas 3600 serta posisi kedua Seeded 3600 Kejurnas. Selain itu, ia tercatat sebagai juara umum ketiga Kejurnas 3600. Hasil manis lainnya datang dari BMW Cup 3000 ME. Pada kategori tersebut, Gerhard berhasil merebut posisi pertama. Pencapaian itu menjadi salah satu sorotan penting dalam putaran penutup musim. Sementara itu, Hendra Kamdani finis kelima pada Kejurnas 3600 Non-Seeded serta BMW Cup 3000 ME. Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa tim tetap kompetitif hingga balapan terakhir. Dalam motorsport, menjaga performa sampai akhir musim sering menjadi tantangan tersendiri. Mobil dan pebalap telah melewati beberapa seri dengan tekanan tinggi. Karena itu, kemampuan SAV Motor Sport mempertahankan daya saing pada putaran keenam menjadi bagian penting dari keberhasilan mereka di MFoS 2026.
Baca Juga : Persita Menang di Detik Akhir, Persija Kehilangan Rekor Tak Terkalahkan
Friza dan Iqbal Menjaga Konsistensi di BMW Cup
Mochammad Friza Noviandri kembali menunjukkan konsistensi pada putaran keenam. Ia meraih posisi kedua BMW Cup 2000 sekaligus mengakhiri musim sebagai juara umum kedua di kategori tersebut. Muhammad Iqbal juga memberikan kontribusi melalui posisi kedua BMW Cup 3000 Non-ME. Hasil kedua pebalap tersebut memperkuat catatan SAV Motor Sport dalam kompetisi BMW Cup. Pada sebuah kejuaraan yang berlangsung beberapa putaran, konsistensi sering kali sama pentingnya dengan kemenangan tunggal. Pebalap harus menjaga performa sambil meminimalkan kesalahan yang dapat menghilangkan poin berharga. Selain itu, tim teknis perlu memastikan mobil tetap berada dalam kondisi kompetitif dari satu putaran ke putaran berikutnya. Perpaduan inilah yang membantu membangun hasil akhir sebuah tim. Dengan beberapa pebalap mampu mempertahankan posisi di kelompok depan, SAV Motor Sport memiliki fondasi kuat untuk mengamankan Best Team BMW Cup 2026 pada akhir rangkaian kompetisi di Mandalika.
Arya Duta Kamdani Mengakhiri Musim dengan Kemenangan
Selain hasil kuat di BMW Cup dan Kejurnas 3600, SAV Motor Sport juga meraih pencapaian penting melalui Arya Duta Kamdani. Setelah finis kedua pada putaran kelima, Arya tampil lebih kuat pada putaran keenam dan merebut posisi pertama OMR Agya Krida. Kemenangan tersebut menambah warna dalam perjalanan tim pada akhir pekan penutup MFoS 2026. Hasil Arya sekaligus memperlihatkan luasnya kontribusi para pebalap SAV Motor Sport di berbagai kategori. Sebuah tim dapat memiliki kekuatan utama pada kelas tertentu, tetapi kemampuan tampil kompetitif dalam beberapa kelas menunjukkan kesiapan yang lebih menyeluruh. Dari sudut pandang olahraga, pencapaian itu juga mencerminkan pentingnya proses adaptasi. Pebalap harus memahami karakter kendaraan, lintasan, dan dinamika persaingan yang terus berubah. Kemenangan Arya menjadi penutup positif setelah tim melewati enam putaran sepanjang musim dan menghadapi tekanan kompetitif dari berbagai lawan di ajang balap nasional tersebut.
Gelar Best Team Menjadi Buah Konsistensi Sepanjang Musim
Gelar Best Team BMW Cup 2026 menjadi pencapaian penting bagi SAV Motor Sport setelah melewati enam putaran kompetisi. Penghargaan tersebut tidak berdiri sendiri karena sejumlah pebalap tim berhasil mencatatkan podium dan posisi kompetitif sepanjang akhir pekan penutup. Gerhard Lukita memenangkan BMW Cup 3000 ME, sedangkan Friza Noviandri menjadi runner-up BMW Cup 2000 sekaligus juara umum kedua kelas tersebut. Muhammad Iqbal turut menyumbangkan posisi kedua BMW Cup 3000 Non-ME. Di luar BMW Cup, hasil dari Kejurnas 3600 dan OMR Agya memperlihatkan kedalaman performa tim. Pada akhirnya, motorsport merupakan kerja kolektif yang melibatkan pebalap, mekanik, engineer, serta kru di belakang layar. Karena itu, penghargaan tim membawa makna berbeda dibandingkan kemenangan individual. Bagi SAV Motor Sport, penutupan MFoS 2026 di Mandalika menjadi bukti bahwa konsistensi dari satu putaran ke putaran berikutnya dapat menghasilkan prestasi besar.