Polluxtier – Samsung kembali menghadirkan pembaruan antarmuka terbaru melalui One UI 8.5 yang mulai digulirkan secara stabil sejak Mei 2026. Pembaruan ini membawa berbagai peningkatan performa, optimalisasi sistem, serta fitur baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Namun, di balik kabar baik tersebut, ada sejumlah pengguna Galaxy yang harus menerima kenyataan bahwa perangkat mereka tidak termasuk dalam daftar penerima update terbaru. Beberapa model populer yang dirilis pada tahun 2022 dilaporkan tidak akan mendapatkan One UI 8.5. Kabar ini tentu menimbulkan beragam reaksi, terutama dari pengguna yang masih merasa perangkat mereka bekerja dengan sangat baik. Meski demikian, keputusan Samsung tampaknya didasarkan pada strategi dukungan perangkat jangka panjang yang telah ditetapkan sejak awal peluncuran produk.
Daftar Perangkat Samsung yang Diperkirakan Tidak Mendapat One UI 8.5
Laporan terbaru menyebutkan setidaknya ada 12 perangkat Galaxy yang kemungkinan besar tidak akan menerima pembaruan One UI 8.5. Daftar tersebut mencakup Galaxy S22, Galaxy S22 Plus, Galaxy S22 Ultra, Galaxy S21 FE, Galaxy A73, Galaxy A53, Galaxy A33, Galaxy Z Fold 4, Galaxy Z Flip 4, Galaxy Tab S8, Galaxy Tab S8 Plus, dan Galaxy Tab S8 Ultra. Semua perangkat tersebut merupakan produk yang diperkenalkan Samsung sepanjang tahun 2022. Padahal, sebagian besar masih tergolong sangat mumpuni untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, banyak pengguna merasa cukup terkejut ketika mengetahui bahwa perangkat mereka kemungkinan tidak akan menikmati fitur-fitur terbaru yang hadir dalam One UI 8.5. Meski belum diumumkan secara rinci, berbagai indikasi menunjukkan bahwa daftar tersebut semakin mengarah pada keputusan final Samsung.
Baca Juga : Sony FlexStrike Resmi di Indonesia, Hadirkan Sensasi Main Game Fighting ala Dingdong di PS5
Mengapa Galaxy S22 Series Tidak Lagi Menjadi Prioritas
Galaxy S22 Series pernah menjadi lini flagship Samsung yang sangat populer. Saat dirilis, perangkat ini membawa berbagai inovasi premium yang membuatnya menjadi salah satu smartphone Android terbaik di kelasnya. Namun, dunia teknologi bergerak sangat cepat. Samsung kini lebih fokus mengalokasikan sumber daya pengembangan perangkat lunak untuk model yang lebih baru. Selain itu, Galaxy S22 telah menerima seluruh siklus pembaruan sistem operasi utama yang dijanjikan saat peluncurannya. Dengan kata lain, Samsung secara teknis sudah memenuhi komitmennya kepada pengguna. Walaupun perangkat tersebut masih memiliki spesifikasi tinggi, kebijakan pembaruan perangkat lunak tetap harus mengikuti jadwal dukungan resmi. Situasi ini menjadi pengingat bahwa umur dukungan software sering kali berbeda dengan umur pakai perangkat secara fisik yang masih sangat layak digunakan.
Strategi Baru Samsung dalam Distribusi Pembaruan
Banyak pengguna awalnya berasumsi bahwa semua perangkat yang mendukung One UI 8.0 juga akan menerima One UI 8.5. Alasannya cukup sederhana karena kedua versi tersebut sama-sama berbasis Android 16. Akan tetapi, Samsung tampaknya menerapkan pendekatan yang berbeda tahun ini. Berdasarkan informasi yang beredar, perusahaan lebih selektif dalam menentukan perangkat yang berhak mendapatkan pembaruan lanjutan. Dalam keterangannya di Samsung Newsroom Jerman, Samsung menyebut bahwa One UI 8.5 akan tersedia untuk perangkat flagship mulai Galaxy S23 Series dan tiga generasi terbaru Galaxy A Series. Pernyataan tersebut secara tidak langsung mengisyaratkan bahwa perangkat keluaran tahun 2022 tidak lagi masuk dalam prioritas. Strategi ini menunjukkan bahwa Samsung mulai memusatkan pengembangan software pada perangkat yang memiliki masa dukungan lebih panjang dan kemampuan optimal yang lebih sesuai.
Baca Juga :Acer Iconia Duo S14 Resmi Meluncur, Tablet Canggih yang Bisa Berfungsi Sebagai Monitor Kedua
Android 16 QPR2 Menjadi Tantangan Besar untuk Perangkat Lama
Salah satu faktor yang diduga menjadi alasan utama penghentian dukungan One UI 8.5 adalah fondasi sistem yang digunakan. Berbeda dengan One UI 8.0 yang dibangun di atas Android 16 versi awal, One UI 8.5 menggunakan Android 16 QPR2 atau Quarterly Platform Release 2. Pembaruan ini membawa perubahan signifikan pada kode inti sistem, API terbaru, serta berbagai alat pengembangan yang lebih kompleks. Akibatnya, proses penyesuaian ke perangkat lama membutuhkan waktu dan sumber daya yang jauh lebih besar. Samsung tentu harus mempertimbangkan efisiensi pengembangan sebelum memutuskan perangkat mana yang layak menerima pembaruan. Oleh sebab itu, meskipun beberapa perangkat lawas masih cukup kuat secara hardware, tantangan optimasi software menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan oleh perusahaan.
Sempat Diuji untuk Galaxy S22 Namun Tidak Dilanjutkan
Menariknya, Galaxy S22 sebenarnya sempat terdeteksi menjalankan versi pengujian One UI 8.5. Beberapa build beta bahkan muncul di server internal Samsung dan sempat menjadi bahan perbincangan komunitas teknologi. Kondisi tersebut membuat banyak pengguna berharap bahwa flagship tahun 2022 itu akan tetap mendapatkan pembaruan. Namun, harapan tersebut mulai memudar setelah tidak ditemukan lagi build baru sejak awal April 2026. Banyak analis teknologi menduga bahwa Samsung menghentikan proses pengembangan karena berbagai pertimbangan teknis maupun bisnis. Walaupun tidak ada konfirmasi resmi mengenai alasan penghentian tersebut, absennya aktivitas pengembangan terbaru menjadi sinyal kuat bahwa proyek One UI 8.5 untuk Galaxy S22 kemungkinan besar telah dibatalkan sebelum mencapai tahap distribusi publik.
Pengguna Perangkat Lawas Masih Bisa Bernapas Lega
Meskipun tidak mendapatkan One UI 8.5, pengguna Galaxy S22 dan perangkat lain dalam daftar tersebut sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir. Sebagian besar perangkat masih akan menerima pembaruan keamanan dalam periode tertentu sesuai kebijakan Samsung. Selain itu, One UI 8.0 yang sudah berjalan di atas Android 16 tetap menawarkan pengalaman yang modern, aman, dan responsif untuk berbagai aktivitas harian. Bagi banyak pengguna, perbedaan antara One UI 8.0 dan One UI 8.5 mungkin tidak akan terasa signifikan dalam penggunaan sehari-hari. Oleh karena itu, perangkat seperti Galaxy S22 Ultra atau Galaxy Tab S8 masih sangat layak digunakan untuk beberapa tahun ke depan. Keputusan Samsung memang mengecewakan sebagian pengguna, tetapi hal itu juga menunjukkan bahwa perusahaan tetap konsisten menjalankan siklus dukungan perangkat yang telah dijanjikan sejak awal peluncuran produk.